• Rabu, 7 Desember 2022

Perangkat Desa Merasa Dirugikan, Diduga Kades Umanen Lawalu belum bayar Gaji Selama 13 Bulan

- Selasa, 15 November 2022 | 20:52 WIB
Herman Seran Kepala Dusun Toleon, Desa Umanen Lawalu.  (Foto: Andrew Tahu / Kabar NTT )
Herman Seran Kepala Dusun Toleon, Desa Umanen Lawalu. (Foto: Andrew Tahu / Kabar NTT )

Malaka, Kabar NTT - Kepala Desa (Kades) Umanen Lawalu di duga sengaja tidak mau membayar gaji perangkat desa, sebanyak 7 orang perangkat desa yang masih aktif belum menerima gaji dari Kades.

Gaji perangkat belum menerima terhitung selama 13 Bulan di mulai dari tahun 2021 Sampai Tahun 2022.

Hal ini, dikatakan oleh salah seorang perangkat desa atau Kepala Dusun (Kadus) Herman Seran kepada media ini di kediamannya, Selasa 15 November 2022 malam, terkait belum dibayarnya gaji perangkat desa.

Baca Juga: Wisata Kampung Adat Bolan Malaka NTT Yang Unik, Cocok Bagi Wisatawan Untuk Kunjungi

"Kami Kadus desa Umanen Lawalu yang belum menerima gaji di tahun 2021 masih 2 Bulan, sedangkan masuk pada tahun 2022 belum terima mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan November ini," kata Herman.

Gaji itu belum diterima, lanjut Herman, dengan jumlah nominal perorang nya sebesar kurang lebih 9.750 Juta Rupiah, kalau di kalkulasikan berkisar 68.250 Jutaan yang belum di bayarkan oleh Kades Lawalu.

"Kades tidak membayar gaji atau hak kami sebagai Kadus di desa. Kami yang masih aktif ini merasa di rugikan, tidak ada alasan pasti dari Kades kenapa gaji perangkat Desa yang masih Aktif ini tidak di bayarkan. Dan kami menganggap Kades sengaja tidak mau membayarkan gaji perangkat desa ini, dengan alasan yang tidak jelas," jelasnya.

Baca Juga: Ayoo!!! Warga Malaka Buruan Beli Tiketnya Justy Aldrin dan Toton Akan Hadir di Malaka 25 November 2022

Herman Seran adalah salah satu di desa Umanen Lawalu menjabat Kadus Toleon dari 7 orang Kadus yang tidak di bayarkan gajinya oleh Kades Lawalu, dirinya menerangkan bahwa dia salah satu dari 7 perangkat desa Umanen Lawalu yang masih aktif sampai saat ini.

Halaman:

Editor: Agustinus Andreas Tahu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X