• Rabu, 7 Desember 2022

37 Tahun Merasakan Banjir, Sekarang Desa Ini Dengan Adanya Parit Aman Dari Banjir

- Minggu, 13 November 2022 | 11:19 WIB
37 Tahun Merasakan Banjir, Sekarang Desa Ini Dengan Adanya Parit Aman Dari Banjir.  (Foto: Risky Zulianda)
37 Tahun Merasakan Banjir, Sekarang Desa Ini Dengan Adanya Parit Aman Dari Banjir. (Foto: Risky Zulianda)

Deli Serdang, Kabar NTT - Sudah 37 Tahun masyarakat Desa Sugiarjo selalu ditakuti banjir pada saat musim penghujan tiba, banjir diduga dikarenakan parit yang tidak mengalir dengan optimal, ditambah lagi parit adalah tumpuan satu-satunya aliran air dari beberapa Desa, seperti aliran dari Desa Bintang Meriah,Desa Mesjid, Desa Batang kuis Pekan, Desa Paya Gambar, Desa Sidodadi kemudian semua bertumpu di Desa Sugiarjo.

Hal ini lah yang membuat kepala Desa Sugiarjo Hariadi Menciptakan ide untuk menggali atau membuat aliran parit baru dengan mengajak beberapa Tokoh para Kepala Desa yang ada di Kecamatan Batang Kuis dan pihak-pihak perkebunan untuk membantu masyarakat agar tidak lagi dihantui banjir saat musim hujan datang.

Sebelumnya pada tanggal 24 Oktober sudah dilakukan rapat Musyawarah bersama Muspika Kec.Batang Kuis beserta beberapa Kepala Desa dalam hal membahas pembuatan parit baru untuk mengalirkan air ditempat tumpuan aliran dari beberapa Desa yang Ada di Kec.Batang Kuis tersebut guna tidak banjir disaat-saat musim hujan datang.

Baca Juga: Destinasi Wisata Religi Gua Lourdes Maria di Malaka NTT, Cocok Bagi Perjalanan Religi dan Ziarah

Dalam Rapat Musyawarah tersebut dihadiri Kepala Desa Sei tuan Kecamatan pantai Labu, yang merupakan Akses utama pengorekan parit baru tersebut, kemudian dihadiri Kepala Desa Sugiarjo, Desa Bintang Meriah, Desa Bakaran Batu, Desa Mesjid, Desa Batang kuis Pekan, Desa Paya Gambar dan Desa Sidodadi.

Diketahui lahan parit yang akan di gali tersebut berada di lahan PUS KOPAD tepatnya di Dusun I Desa Seituan Kecamatan Pantai Labu maka pemerintahan yang tergabung dari beberapa Desa di Kecamatan Batang Kuis dan Kecamatan pantai Labu Mengundang Kepala Kodam I/BB CQ, Puskopkar A BB agar mau membantu memberikan ijin membuat parit baru tersebut.

Setelah mendapatkan izin dari PUS KOPAD berhubung juga musim penghujan maka dengan atas Ijin Ketua Kodam 1/ BB kemudian di galilah lahan tersebut untuk pembuatan parit, adapun ukuran parit sekitar panjang 500 meter dan memiliki lebar berkisar 3 meter dan dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Baca Juga: Pantai Motadikin Tak Kalah Saing Dengan Bali dan Lombok, Sekarang Berubah Wujud

Salah satu mantan Kades termasuk Tokoh Masyarakat di Desa Sugiarjo yaitu Sunyoto(76) mengatakan" Sudah sekitar 37 tahun perencanaan pembuatan parit ini di inginkan Masyarakat disini, tentunya sudah pergantian beberapa Kepala Desa, akhirnya setelah dijabat Kepala Desa Hariadi Putra ini, barulah tercapai dan terlaksana.

Halaman:

Editor: Agustinus Andreas Tahu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X